Tampilkan postingan dengan label TIPS VESPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS VESPA. Tampilkan semua postingan

29/01/12

SPAREPARTs VESPA saat TOURING

Salam SCOOTERIST.......
oke mas bro, kita lanjut obrolan kita lagi,
Masih sering TOURING mas bro?????
tentu donk,
disini ada beberapa tips dari PSC , tentang beberapa perlengkapan touring vespa yang sering kita lupa atau bahkan sering kita abaikan saat kita hendak melakukan perjalanan / touring.

 SPARE PARTs wajib :


1. PLATINA VESPA :
    Sparepart yang satu ini bisa di bilang penting ga penting, di bilang penting karena kalo ga ada PLATINA VESPA ini tentu saja Vespa kita jadi ga bisa jalan.
   




2. BUSI VESPA :
    walaupun terkadang BUSI banyak yang jual dijalan, kadang kita sering menyepelekan ini. Betul sekali memang jaman sekarang ini banyak sekali toko sparepart motor yang menyediakan BUSI VESPA, tapi apa bisa kita bayangkan apabila dalam perjalanan kita tengah malam ataupun di tengah hutan yang jauh dari toko sparepart dan tiba2 BUSI VESPA kita meninggal dunia????





3. KABEL PERSNELING VESPA , KABEL KOPLING VESPA :
    Yang satu ini juga ga kalah penting, KABEL PERSENELING & KOPLING VESPA...




4.BAN SEREP / BAN CADANGAN VESPA
    Betul sekali, BAN SEREP VESPA / BAN CADANGAN VESPA ,
menurut saya inilah sparepart vespa yang paling penting, bisa anda bayangkan kalau Vespa kita tiba tiba bannya bocor,,,,,.Apa yang akan kita lakukan??? mendorongnya??? atau  ,,,,,???? bisa kita bayangkan betapa susahnya apa bila VESPA kita bannya bocor dan kita ga bawa cadangan atau serepnya...




24/10/11

Tips merawat Vespa anda

vespa-service
Merawat Busi
Vespa identik dengan Busi. Hal ini disebabkan Vespa adalah kendaraan roda dua yang paling sering ganti busi. Tapi apakah Vespa kita bisa dibikin tidak gonta ganti Busi ? Jawabannya bisa.
Busi yang berumur panjang (tdk gonta-ganti) tidak sulit. syaratnya adalah perawatan yang telaten dari pemakai kendaraan. Dalam bahasa montir bengkel “TIDAK ADA BUSI MATI”. Apakah benar kata-kata itu ? Dibawah ini pengalaman penelitian kecil telah membuktikan, bahwa busi motor vespa tdk perlu gonta ganti, alias berumur panjang.
Busi terdiri atas dua titik dari arus positif (+) dan arus negatif (-). Kedua titik tersebut jika dihubungkan dengan pengaturan dari platina / CDI akan menghasilkan / memercikan api. Api inilah yang akan membakar Bensin yang telah dikabutkan oleh karburator. diantara kedua titik tersebut (ditengah) akan dilapisi oleh isolator.
Busi suka dikatakan MATI dan harus diganti jika lapisan isolator tersebut ditutupi oleh kerak/jelaga hasil pembakaran di ruang Blok mesin. Kenapa ada kerak ? jawabannya adalah pada kualitas bahan bakar dan oli pelumasan yang terdapat di Vespa. ingat Vespa itu kendaraan 2 tak, jadi bensin yang dibakarnya mengandung banyak oli.
Bahan Bakar (bensin) dengan kualitas (oktan) rendah akan menyisakan banyak jelaga pada komponen-komponen pembakaran. Jika memungkinkan sebaiknya kendaraan bermotor memakai bensin oktan tinggi semisal Pertamax keluaran Pertamina atau Shell super. Demikian juga dengan oli samping, akan banyak meningggalkan kerak / jelaga jika oli samping dengan kualitas (bahan aditif) yang rendah. Dan mengingat di pasaran banyak beredar banyak merk oli samping, kepada para pemilik kendaraan scooter memiliki pemahaman bagaimana memilih oli yang baik. Jangan lupa banyak juga oli samping palsu yang beredar.
Untuk mengatasi bertumbuknya jelaga / kerak di busi (isolator) tadi bisa dilakukan dengan membersihkannya secara rutin. Bukalah busi dari cilinder cop. Bersihkan memakai kuas dengan kerosin / solar / bensin. atau bisa juga bersihkan dengan memakai sikat besi.
Kuas dan sikat tersebut hanya mampu membersihkan isolator yang kelihatan, bagaimana utk bagian dalam yang tidak kelihatan ?. Pergunakanlah 3 – 5 helai kawat baja dari tali kopling yang sudah tidak dipakai. Isi lubang isolator dengan bensin, korek terus bagian isolator busi yang telah ada keraknya, setelah dilihat kotor, tuang, lalu isi kembali dan korek beberapa kali. Jangan lupa lubang bagian isolator tsb harus dalam kondisi terendam oleh kerosin/bensin/solar, supaya kerak hasil korekan kawat bisa dikeluarkan.
Setelah bersih betul pasang kembali busi di dudukannya dlm cilinder cop. Ingat ketika busi dibersihkan HARUS dalam kondisi setelah dingin. Jangan sekali-kali mencuci busi ketika dalam kondisi panas (baru dicopot dari cilinder cop yg panas), karena itulah penyebab umur busi pendek.
Ingat cara manual diatas harus dengan kesabaran.
Cara manual ini Ada juga yang lebih cepat dalam membersihkan jelaga / kerak di lubang isolator busi. Cara cepat ini tentu saja mengandung resiko yang cukup besar, yakni dengan memakai air accu (air zuur) dan juga air raksa. Caranya dilakukan beberapa langkah seperti berikut :
  1. Tuangkan beberapa tetes air accu zuur kedalam lubang isolator busi, biarkan beberapa detik, kemudian tuang
  2. Setelah diras cukup membuang kerak, lakukan pencucian dengan mempergunakan sikat (Kuas) dan air sabun rinso.
Model dengan cara ini hanya beberapa detik langsung membersihkan kerak. Tapi sekali lagi jangan terlalu lama, sebab kalau lama, lapisan besi/logam yang tidak memiliki lapisan isolator akan tergerus oleh air zuur. jika lapisan tergerus maka busi akan menajdi terlalu tipis.
Resiko akibat memakai air zuur / air raksa juga ada, yakni jika uapnya terhirup hidung kita akan berbahaya. Hm ….. resiko cukup berat. Logam berat akan memasuki rongga pernafasan kita. Cara mengatasi supaya tidak terhirup adalah dengan memakai penutup hidung.
Sekedar anda tahu, jika ada orang yang menjual busi dengan tanpa baju, masih bersih, tapi harga miring, harap hati-hati, biasanya hasil praktek model begini. Hasilnya memang menakjubkan. Setelah kerak dibuang, lalu digosok dengan sikat dan rinso, maka dijamin kotoran dan lemak oli akan terbuang, Busi-pun jadi kinclong seperti keluar dari pabrik.
Selain dengan manual diatas ada cara lain utk membersihkan kerak yakni dengan memakai carburator cleaner. Tetapi jika dengan carb cleaner biasanya ada pengaruh terhadap busi, sebab ketika cairan carb cleaner di semprotkan, suhu busi menjadi terlalu dingin.
Jika busi dibersihkan secara rutin (3, 4, atau 5 hari sekali) , dan jangan menunggu hingga vespa mogok, dijamin busi tdk akan pernah mati.
Hal-hal yang menyebabkan busi mati
  1. Listrik yang dihasilkan spul terlalu kecil
  2. Coil terlalu lemah
  3. Platina / CDI lemah
  4. Rendahnya kualitas Bensin
  5. Rendahnya kualitas Oli samping
Jadi biar kita bersihkan terus jika ada gangguan 1 dari kelima hal diatas, biasanya mempercepat rusaknya busi. Karena itu tetap kontrol kondisi kelimanya, atau kalau bingung periksa secara rutin oleh bengkel/montir.
JANGAN PERNAH MEMBUANG BUSI
Jika kita terpaksa mengganti busi busi jangan pernah dibuang, sebab busi yang bekas pakai dan disimpan lamaaaaaa…. kemudian dipakai lagi, biasanya pengapiannya cukup bagus.
Setelah tidak dipakai cucilah busi dengan minyak tanah dan simpanlah. besok lusa atau bahkan tahun depan sedang butuh, insya allah bisa dimanfaatkan
MERAWAT BUSI SUPAYA AWET
Jalan paling mudah memelihara busi adalah dengan memelihara atau memperbaiki kualitas bahan bakar (bensin) yang masuk ke ruang bakar (blok mesin). langkah kedua adalah memelihara kualitas karburator, sebab semakin baik karburator, semakin bagus pula kualitas pembakaran.
langkah yang lain adalah langkah cukup nyeleneh, alias tidak ada Standar Operasional Pabrik (SOP) nya dari pabrik adalah dengan merebus busi. Langkah terakhir inilah yang cukup jitu. ya paling tidak oleh para sekuteris cekak rupiah, kayak anak pelajar.
Langkah tanpa SOP pabrik ini adalah sbb :
1. kumpulkan beberapa busi bekas, atau bisa juga busi baru beli. 2. siapkan rebusan air di panci sebanyak setengah panci diatas kompor. 3. setelah mulai panas (bergolak), masukan busi kedalam panci, biarkan beberapa saat sampai air menjelang habis. Ingat jangan menambahkan air dingin, sebab suhu busi akan berubah.
Jadi cara merebusnya mirip seperti orang mau merebus ketupat. Jangan sampai air habis, dan jangan dulu angkat busi jika air mendidihnya di panci masih banyak. kalau distandarkan waktu adalah dengan merebus selama 10 menit, 15 menit, 20 menit dst.
Semakin lama merebus, maka akan semakin lama busi dipanaskan, maka kualitas busi yang dihasilkan akan semakin baik.
Akan lebih bagus jika busi baru dibeli juga diperlakukan sama. Pengalaman family-ku di Tegal. busi baru yang dipakai vespa dengan melalui proses rebus, 5 tahun ga pernah ganti busi.
Sekali lagi ingat pepatah JANGAN PERNAH MEMBUANG BUSI
MERAWAT ACCU
Accu untuk jaman sekarang menjadi benda vital untuk kendaraan bermotor, termasuk vespa. Accu perlu perawatan sebab setiap kali mesin dihidupkan, maka accu akan tersisi arus listrik.
Ketika arus listrik masuk ke accu, maka elemen dalam accu akan bereaksi. Reaksi dari accu inilah yang mengakibatkan (1) suhu air accu memanas lalu menguap, (2) kepala accu khususnya yang positif (+) akan ada penggumpalan dan biasanya menyebabkan karat.
Karena itu kontrol dan isi terus air accu, paling tidak sebulan sekali. Demikian juga kepala accu harus sering dibersihkan dengan kuas yang telah dibasahi pakai air panas.
Jika dirawat rutin accu awet dan terus bisa dipergunakan. Dan jangan dilupakan, jika scooter kita lamaa……. tidak dipakai lebih baik accu-ny dilepaskan aja. tuang / keluarkan air accu lalu simpan dalam kondisi kering dan terbalik. Maksudnya supaya lubang accu ada dibawah. Ketika hendak dipakai, lakukan pengisian air zuur dan air accu, seperti accu baru.
Perawatan tersebut diatas hanya untuk accu cair, sementara untuk accu kering tidak berlaku. Bagaimana untuk perawatan accu kering ?
Accu kering tidak perlu perawatan pemeriksaan air accu, tetapi karena dia tidakberair maka bebas perawatan. Hanya saja perlu diingat, accu kering punya musuh, yakni kepala accu tersiram air (pala + uatamanya). Jika pala + tersiram air biasanya listrik yang dihasilkan tidak maksimal. Musuh kedua accu adalah terjadinya hubungan pendek antara subu + dengan sumbu -. karena itu biasanya jika kita memakai accu kering, semua kepala accu ditutup lapisan plastik.

23/10/11

Harga Vespa Naik

PT Piaggio Indonesia

Harga Vespa dan Piaggio Naik Rp 700 Ribuan


Belum lama meluncurkan skubek di tanah air, PT Piaggio Indonesia (PI) sudah menaikan harga jual. Kenaikan harganya berkisar Rp 700 ribuan untuk semua model.

"Ada penyesuaian harga untuk wilayah Jakarta. Harga ini berlaku mulai mulai tanggal 1 Oktober lalu," ungkap Sony Budiwasono, Marketing Manager, PT PI.

Piaggio Zip tanpa striping yang sebelumnya dijual Rp 12,9 juta kini jadi Rp 13,6 juta. Sedang yang pakai striping dijual Rp 14,1 naik sedikit dari harga lama yang hanya Rp 13,4 juta.

Piaggio Liberty 150ie juga mengalami hal yang sama. Kalau sebelumnya dilepas Rp 22,5 juta, kini dijual Rp 23,2 juta.

Sedang Vespa LX 125 karburator kini dijual Rp 23,7 juta naik dari harga lama yang cuma Rp 22,9 juta. Dan Vespa LX 150ie dijual Rp 25,6 juta, padahal hanya dilepas Rp 24,9 juta.

"Semua harga ini on the road Jakarta ya," ungkap Sony mengingatkan. So, jangan kaget ya dengan sodoran harga baru Piaggio. (motorplus-online.com)

18/10/11

Langkah Aman Membeli Vespa Lawas

Langkah Aman Membeli Vespa Lawas

Memiliki skuter lawas (terutama  produksi tahun 1970’an ke bawah) merupakan salah satu keinginan terpendam
banyak orang yang pada saatnya nanti ingin diwujudkan. Kenyataan ini sangat wajar mengingat Vespa (salah satu brand skuter) lawas, selain populasinya saat ini semakin menurun juga merupakan satu dari beberapa barang-barang yang cukup populer untuk dimiliki, dikoleksi, bahkan dijadikan investasi, baik oleh generasi muda maupun generasi sebelumnya.

vespaa
Perm
asalahannya disini adalah bagaimana memilih Vespa yang begitu banyak varian, sehingga dapat menjadi pilihan tepat tanpa harus membuang uang dengan percuma dikemudian harinya. Tulisan ini ditujukan bagi peminat baru yang ingin memasuki dunia Vespa lawas, dimana pada kelanjutannya merupakan generasi penerus pecinta Vespa di negeri tercinta ini.

Saat ini berkembang paradigma umum yang kurang tepat dalam melihat Vespa lawas sebagai sebuah kendaraan stylish. Hal ini dapat dimaklumi apabila yang bersangkutan hanya sekedar penikmat Vespa lawas sebagai bunga-bunga nan indah dan lucu yang bertebaran di jalan-jalan tanpa sebuah keinginan untuk memilikinya.

Nam
un apabila ia diposisi sebagai peminat yang ingin memiliki/berencana membeli Vespa lawas, melihat tampilan fisik saja merupakan sebuah kekeliruan awal yang akan menghadang dikemudian harinya. Pengalaman menunjukan, peminat baru yang terjebak dalam situasi demikian akhirnya pasrah atau berusaha untuk mencari justifikasi atas pilihannya tersebut. Beberapa hal penting yang dapat dijadikan acuan secara umum dalam memutuskan untuk membeli Vespa lawas adalah sebagai berikut:

1. Kesesuaian Antara Surat-surat dengan Vespa-nya

Pastikan terlebih dahulu kesesuaian antara nomor mesin dan bodi yang terdapat di BPKB serta STNK dengan nomor yang berada di mesin dan body Vespa yang sedang diincar. Nomor-nomor yang terdapat di BPKB dan STNK sangat jelas tertera pada lembarannya, sedangkan nomor mesin Vespa lawas umumnya berada di bagian batangan mesin yang menghubungkan dengan baut sasis.

mesin1-rev
Gambar 1 adalah posisi nomor mesin Vespa keluaran tahun 1950’an dan
gambar 2 adalah posisi nomor mesin Vespa keluaran tahun 1960’an keatas.
Sementara itu nomor bodi Vespa lawas umumnya berada di bagian bawah box kiri (box bagasi) dengan kode awal misalnya VNA, VNB, VBA, VBB, VBC dan lain-lain. Namun demikian beberapa varian Vespa ada yang nomor bodinya berada di sebelah kanan (box mesin) dekat dengan mesin umumnya untuk jenis Vespa keluaran akhir decade 1960’an keatas.

rangka1-rev
 
Gambar 1 merupakan lokasi nomor bodi Vespa keluaran tahun 1950’an,
gambar 2 adalah lokasi nomor bodi Vespa keluaran tahun 1960’an dan

gambar 3 merupakan posisi nomor bodi Vespa keluaran 1970’an keatas
.
Dalam fase ini hal yang perlu mendapat perhatian tambahan ialah pastikan nomor yang berada di mesin dan bodi tersebut bukan nomor aspal. Adapun secara umum ciri-ciri nomor aspal yang berada di bagian mesin adalah disekitaran permukaan nomor tersebut banyak terdapat goresan-goresan yang kadar warnanya berbeda (seperti bekas dihapus dengan amplas atau grinda) dengan bagian sekelilingnya. Sementara itu untuk bagian bodi dalam pengecekan aspal tidaknya nomor tersebut secara umum selain salah satunya sama dengan seperti yang dilakukan dalam melihat kondisi nomor mesin, juga dapat dilakukan dengan meraba disekitaran sisi dalam daripada bagian yang terpatri nomor bodi dimaksud. Bila terdapat bekas las-lasan disekelilingnya besar kemungkinan nomor tersebut bukan milik bodi Vespa yang sebenarnya.
 rangka2-rev 
Gambar 1 menunjukan nomor bodi Vespa yang masih asli sementara itu
gambar 2 adalah bodi vespa yang telah mengalami mutilasi nomor bodi.
Banyak nomor bodi Vespa yang telah tertutup cat maupun dempulan, apabila hal ini terjadi mohon ijin kepada si pemilik untuk menghilangkan lapisan tersebut agar nomor terlihat jelas. Apabila dalam langkah pertama ini terjadi ketidak cocokan satu dengan lainnya, ya…say bye-bye aja dech… cari Vespa lain, dengan demikian paling tidak telah terselamatkan kocek kita untuk membeli skuter yang telah mengalami mutilasi tersebut.

2. Komposisi Bodi Set
Pengertian dari bodi set disini adalah bagian-bagian Vespa yang meliputi spakbor, stang, bodi tengah, tanki bensin serta box kiri kanan. Pertimbangan komposisi bodi set dimasukan sebagai langkah kedua dengan perhitungan karena bagian-bagian inilah yang akan menjadi daya tarik pertama bagi pandangan umum secara fisik Vespa.
Selain itu juga, apabila salah satu bagian dari bodi set tersebut tidak sesuai dengan komposisinya maka dalam mencari yang sesuai komposisi daripada bodi set akan jauh lebih sulit (terutama Vespa keluaran tahun 1950’an dan 1960’an) dibandingkan dengan masalah kesehatan mesin.
Maksudnya dalam membandingkan dengan kesehatan mesin ialah karena secara umum banyak bengkel Vespa yang dapat menangani masalah kesehatan mesin maupun yang menyediakan onderdil/spare parts Vespa dibandingkan yang menyediakan bagian-bagian bodi set (terutama yang original). Hal tersebut mengingat sudah tidak diproduksinya bagian-bagian bodi set oleh distributor Vespa disini.
gbr8
Masalah umum yang terjadi dalam fase ini adalah terjadinya kropos pada bidang-bidang tersebut. Sesungguhnya sebuah evolusi yang wajar pada barang-barang old crack, apalagi barang tersebut sebuah kendaraan yang harus berinteraksi secara rutin dalam segala macam cuaca dan medan yang ada di negeri ini.

Kondisi tersebut sebenarnya tidak perlu terlalu dirisaukan sepanjang lokasi karat dan cenderung kropos dimaksud tidak terlalu menghabiskan keseluruhan bidangnya. Ini mengingat banyak bengkel restorasi skuter maupun bengkel las yang dapat menanganinya dengan baik.

gbr9

Minimalisir ketidaksesuaian komposisi bodi set adalah jawaban yang tepat apabila memang Vespa yang diincar mengalami ketidaksesuaian. Perbandingan keberadaan (ketersediaan dipasaran) satu barang dengan lainnya merupakan langkah lanjutan dalam fase ini. Kategori bodi set yang memiliki tingkat kesulitan tertinggi adalah:
  1. Frame/bodi; jangan pernah melirik bagian ini yang telah mengalami potongan maupun lubang-lubang yang sengaja dibentuk oleh pemilik lamanya.
  1. Handlebar/stang; upayakan ketersediaan stang/handlebar sesuai dengan komposisi tahun keluaran Vespa dimaksud.
  1. Tanki bensin, box kiri-kanan dan spakbor adalah bagian selanjutnya yang apabila memang tidak sesuai dengan tahun keluarannya, masih banyak buatan lokal tersedia dipasaran umum.
  1. Ukuran ban, umumnya Vespa lawas keluaran pabrik yang ada di negeri tercinta ini lebih banyak memiliki ukuran ban 8” (50’an VM, VN dan lain-lain, 60an VBA VBB, VBC, VNB, dan lain-lain) dibandingkan dengan yang 10” (50’an GS VS, 60’an GS MK, GL dan lain-lain, 70an Sprint dan lain-lain). Kadang kita menemui Vespa keluaran pabrik yang menggunakan ban ukuran 8” namun dipasangkan dengan ban ukuran berdiameter 10”. Hal ini merupakan pilihan yang sangat individual dalam melihat tampilan Vespa kita masing-masing. Namun demikian apabila kita ingin mengembalikan versi keluaran asli dari pabrik terhadap Vespa yang telah mengalami perubahan dalam ukuran diameter ban tersebut, permasalahan ini dapat kita jadikan sebagai salah satu pertimbangan guna membeli Vespa dimaksud, karena apabila kita menginginkan ke ukuran aslinya maka kocek yang kita keluaran berkisar antara Rp.300.000,- -Rp.500.000,- guna mengganti parts yang telah mengalami perubahan tersebut.
vespatua-rev
3. Keutuhan Mesin
Setelah kepastian akan adanya kesesuaian antara surat-surat dengan  wujud Vespa serta adanya kesesuaian komposisi Vespa yang sedang diincar, hal berikutnya yang tidak kalah pentingnya adalah meneliti masalah keutuhan mesin.
Pastikan bahwa keutuhan mesin masih berada pada posisinya. Mengingat Vespa lawas kebanyakan belum menggunakan system kelistrikan dengan model CDI maka upayakan sistim tersebut untuk dikembalikan ke model awalnya (menggunakan platina).
Menggunakan CDI memang sebuah kemanjaan yang disediakan oleh peradaban dalam menyalakan sebuah Vespa namun dari segi perawatan, model tersebut ke depannya akan lebih memakan banyak biaya dibandingkan dengan model platina, selain juga akan menghilangkan atmosfir vintage yang terkandung dalam Vespa tersebut.

mesin
Disamping itu juga banyak kemungkinan bahwa mesin Vespa yang sudah lama tidak digunakan bukanlah sebuah harga mati bahwa kondisi tersebut tidak dapat dinyalakan kembali. Ada begitu banyak bengkel Vespa yang dapat menyalakan kembali mesin tersebut di seantero jagad ini. Salah satu hal yang perlu diingat bahwa untuk beberapa bagian mesin Vespa varian umum produksi tahun 1960’an masih dapat di kanibal dengan generasi mesin kelanjutannya.
Setelah langkah-langkah tersebut di atas terpenuhi maka satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah mencari informasi seluas-luasnya. Dimana hal ini tersedia sangat banyak baik itu di media internet, media cetak, club-club Vespa serta individu-individu yang memahami dengan baik masalah Vespa. WELCOME TO THE VESPA WORLD Bro…!!! you’ll become a Vespa saviour in our lovely country.
hostgator coupon